1. Memangun resep teyasing sasomo (kita selalu membuat senang hati orang lain.2. Jroning suko kudu eling lan waspodo (didalam suasana riang kita harus tetap waspada).3. Laksitaning subroto tan nyipto marang pringgo bayaning lampah (dalam perjalanan utk mencapai cita2 luhur kita tidak perduli dengan segala bentuk rintangan).4. Meper hardaning pancadriya (kita harus selalu menekan gelora hawa nafsu).5. heneng-hening-henung (dlm keadaan diam kita akan memperoleh keheningan dan dalam keheningan itulah kita akan mencapai cita2 luhur).6. Mulyo guno panca waktu (suatu kebahagiaan lahir bathin hanya bisa kita capai dengan sholat 5 waktu) 7. Menehono teken marang wong kang wuto, menehono mangan marang wong kang luwe, menehono busono marang wong kang wudo, menehono ngiyup marang wong kang kedanan (berilah ilmu agar org menjadi pintar, sejahterakanlah kehidupan masyarakat yg miskin, ajarilah kesusilaan pd org tdk punya malu, serta beri perlindungan org yg menderita).

Jumat, 11 November 2011

JAGUNG: upaya peningkatan swasembada jagung nasional



Rendahnya hasil produksij agung dan pendapatan merupakan masalah yang sering dialami oleh petani. Petani jagung yang mayoritas kehidupannya dibawah garis kemiskinan, harus dihadapkan pada tingginya biaya produksi, sehingga kadang kebutuhan usaha tani sering tidak optimal terbeli. Hal ini nantinya dapat berpengaruh terhadap hasil produksi dan pendapatan, akibatnya hasil produksi rendah pendapatan kurang optimal. Keresahan petani berakibat pada kinerja petani yang tidak optimal lagi sehingga berdampak pada Pemerintah yaitu tidak tercapainya lagi ketahanan pangan tanaman jagung.
Untuk mengatasi hal ini Pemerintah sering mengambil suatu kebijakan yang mengarah pada pengoptimalan hasil produksij dengan cara pemberian kredit atau bantuan modal. Seperti halnya yang dilakukan oleh Pemerintah  melalui program bantuan benih yang diberikan kepada petani. Program ini biasanya dalam bentuk beberapa ragam program misalnya melalui SLPTT, BLBU, Cadangan benih nasional dan sebagainya.
Kolaborasi antar pihak terkait adalah sangat penting, yaitu peran pemerintah selakupendorong peningkatan produktifitas piahk produsen benih dan petani pemakai benih. Adanya upaya pembinaan melalui dinas pertanian terkait di tiap propinsi, kanupaten dan kecamatan yang berkolaborasi dengan pihak produsen benih untuk pengawalan program tersebut memberikan dampak yang nyata terhadap tujuan yang akan dicapai.
Petani sebagai subyek pelaku utama melakukan teknis budidaya yang diberikan oleh tim penyuluh pertanian, dan teknologi budidaya varietas unggul yang dimiliki oleh produsen benih yang dikemas dalam satu paket program akan memberikan  manfaat yang secara langsung dirasakan oleh petani.
Ayo…kita teruskan kolaborasi ini …. Raih produktifitas hasil jagung yang tinggi…. Dukung swasembada jagung nasional…..mari kita wujudkan ketahanan pangan nasional kiata……

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar