1. Memangun resep teyasing sasomo (kita selalu membuat senang hati orang lain.2. Jroning suko kudu eling lan waspodo (didalam suasana riang kita harus tetap waspada).3. Laksitaning subroto tan nyipto marang pringgo bayaning lampah (dalam perjalanan utk mencapai cita2 luhur kita tidak perduli dengan segala bentuk rintangan).4. Meper hardaning pancadriya (kita harus selalu menekan gelora hawa nafsu).5. heneng-hening-henung (dlm keadaan diam kita akan memperoleh keheningan dan dalam keheningan itulah kita akan mencapai cita2 luhur).6. Mulyo guno panca waktu (suatu kebahagiaan lahir bathin hanya bisa kita capai dengan sholat 5 waktu) 7. Menehono teken marang wong kang wuto, menehono mangan marang wong kang luwe, menehono busono marang wong kang wudo, menehono ngiyup marang wong kang kedanan (berilah ilmu agar org menjadi pintar, sejahterakanlah kehidupan masyarakat yg miskin, ajarilah kesusilaan pd org tdk punya malu, serta beri perlindungan org yg menderita).

Jumat, 30 September 2011

food estete bulungan kaltim

Menteri Pertanian RI Suswono, optimistis target surplus 10 juta ton beras yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2014 mendatang bisa tercapai. 

Menurut Suswono, hal itu bisa saja terwujud selama program food estate atau kawasan khusus pertanian skala luas bisa berjalan dengan baik, termasuk yang ada di Kaltim.

Mentri Pertanian bapak Suswono beserta rombongan  meresmikan food estate di Desa Tanjung Buka Kabupaten Bulungan seluas 30.000 Hektare (Ha).

Potensi lahan di Kaltim,  sangat menjanjikan terutama untuk menyokong ketahanan pangan di 2014. Apalagi sudah ada potensi 200 ribu Ha lahan yang dijanjikan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak untuk menyokong program food estate

“Apabila tanaman dapat menghasilkan 5 ton saja per Ha, dapat memberikan kontribusi 1 juta ton, paling tidak bisa memberikan tambahan mengejar target surplus

Teknis pengarapannya, food estate diyakini tetap menggunakan sistem inti plasma, yaitu pola kemitraan dengan melibatkan masyarakat sebagai pemelihara. Namun untuk pengelolaan food estate, Kementrian Pertanian akan memberikan wewenang kepada BUMN selaku leading sector yang menangani kemitraan dengan petani.

 Program food estate yang dibuka di Bulungan akan memberikan keuntungan ganda terhadap masyarakat.  selain memberikan lapangan kerja yang terbuka, pengelolaan lahan yang diberikan ke petani juga dinilai mampu memberi dampak skala ekonomi yang menguntungkan bagi masyarakat lokal dan menggerakkan perekonomian daerah, utamanya para investor lokal.
apabila pemerintah memberikan angin segar untuk petani semesti  perusahaan swasta juga ambil peranan yang tidak kala penting untuk mensupport kegiatan diatas. Jika pekerjaan dilakukan secar sinergis maka masing-masing bagian terkait akan mendapatkan manfaat yang berarti. Artinya program pengentasan kemiskinan berlaju, program kegiatan swasta berjalan, petani pun dapat merasakan hasil secara nyata. bravo petani indonesia. 
 


 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar