1. Memangun resep teyasing sasomo (kita selalu membuat senang hati orang lain.2. Jroning suko kudu eling lan waspodo (didalam suasana riang kita harus tetap waspada).3. Laksitaning subroto tan nyipto marang pringgo bayaning lampah (dalam perjalanan utk mencapai cita2 luhur kita tidak perduli dengan segala bentuk rintangan).4. Meper hardaning pancadriya (kita harus selalu menekan gelora hawa nafsu).5. heneng-hening-henung (dlm keadaan diam kita akan memperoleh keheningan dan dalam keheningan itulah kita akan mencapai cita2 luhur).6. Mulyo guno panca waktu (suatu kebahagiaan lahir bathin hanya bisa kita capai dengan sholat 5 waktu) 7. Menehono teken marang wong kang wuto, menehono mangan marang wong kang luwe, menehono busono marang wong kang wudo, menehono ngiyup marang wong kang kedanan (berilah ilmu agar org menjadi pintar, sejahterakanlah kehidupan masyarakat yg miskin, ajarilah kesusilaan pd org tdk punya malu, serta beri perlindungan org yg menderita).

Kamis, 26 Januari 2012

SAATNYA BENIH NASIONAL BANGKIT




Program pembangunan haruslah terus didorong dan dilaksanakan. Pembangunan pertanian dalam arti luas dan menjadi program prioritas pembangunan daerah terus dipacu sehingga menjadi resultan pembangunan pertanian nasional. Sangat disadari bahwa kekayaan sumber daya alam tak terbarukan yang dimiliki bangsa ini dan menjadi pundi-pundi devisa Negara, pada saatnya akan menyusut dan habis, . Jika bangsa ini tidak menyiapkan lokomotif-lokomotif  baru berbasis kekuatan ekonomi terbarukan  dalam wujudi pengembangan pertanian dan industri pertanian, maka bukan mustahil kelak bangsa yang kita cintai ini akan berubah menjadi daratan mati yang hanya menyisakan kubangan eksploitasi tanpa arti, jika tidak dari sekarang kita bangkit bersama-sama menyatukan visi untuk membangun bumi pertiwi. Para pendiri bangsa dari berbagai daerah golongan, suku dan agama telah meletakkan pondasi dasar yang baik. Maka sudah waktunya otak untuk dijalankan, tangan, kaki dan seluruh anggota badan dikerahkan semua untuk pembangunan pertanian nasional.
Semangat mencapai swasembada pangan, dengan peningkatan produksi dari berbagai komoditi pertanian yang tumbuh di Indonesia, diperlukan strategi yang tepat dalam menentukan pilihan komoditas yang prioritas untuk dikembangkan. Prioritas penanganan difokuskan pada komoditas pertanian yang secara nasional dapat memberikan dampak nyata dan dirasakan hasilnya oleh petani, maupun masyarakat konsumen.  Salah satu yang nyata adalah teknologi varietas unggul. Penggunaan benih unggul nasional adalah lokomotif penggerak pembangunan ini. 
Kebangkitan benih nasional adalah wujud nyata dari pembangunan di bidang pertanian. Sudah waktunya bangsa ini menggunakan benih nasional agar komoditas terus berkembang, maju berkelanjutan menjadi tuan rumah di bumi pertiwi. amiien

Kamis, 15 Desember 2011

Increasing crop yields and farmer profitability through Technology plant cultivation




PRODUCTIVITY = INDEX PERFORMANCE + INDEXD QUALITY + INDEX ADOPTION TECHNOLOGY          
Thomas Robert Malthus theory which says that the population increases geometrically, while the amount of available food increases arithmetically. With a population of 216 million people, Indonesia currently require food staples at least 53 million tons of rice, 12.5 million ton, of maize and 3.0 million tons of soybeans. If not offset by growth in domestic food production significantly, can lead to lower national food security. Despite efforts to increase food production in the country today continues to be done, but the rate of increase is still not able to meet domestic food needs because of the productivity of food crops and increasing the total area of ​​stagnant and even declining.To increase national food production, productivity can be increased by applying the technology of production, among others through the use of PLANT CULTIVATION TECHNIQUE. The low application of technology from the large gap appears cultivation production potential of research results with results obtained in the field by farmers. This is because the understanding and mastery of the application of new technology packages that less can be understood by farmers as a whole so that the application of technology in fragments (Mashar, 2000). Such as improper use of fertilizer, improved seed and how to apply maintenance that is not optimal because of poor farmers are not optimal dissemination of technology, guidance systems and poor farmers venture capital itself. In addition, because of the way aquaculture farmers applying conventional and less innovative cultivation such as the tendency to use chemical fertilizer inputs continuously, do not use crop rotation, post-harvest loss is still high 15-20% and irrigation water use inefficient. As a result, among others, have an impact on the low productivity of farming threatens the survival and competitiveness in the market continues to decline. The low productivity and competitiveness of commodity crops cultivated cause a decline in interest of farmers to develop the cultivation of food, resulting in large scale affect national production.To solve the above problems the government should provide subsidies to farmers and technology involving stakeholders in making the acceleration of change (Saragih, 2003). Technology subsidy in question is the existence of capital for farmers to obtain or may buy the technology and productivity escort cultivation technology can be mastered so completely and efficiently to post-harvest stage. For example, farmers can acquire and apply technology to increase crop productivity, for example quality seeds, balanced fertilization, pest & disease management, post harvest mechanization and facilitation as well as escort in the field.productivity improvement program in order to succeed the corn harvest is to coordinate between agencies, extension workers and farmers. This is to accelerate the adoption of new maize cultivation technology by farmer. This meant that the farmers' skills in an effort to manage their farm has also increased. Efforts to increase the productivity of corn can not run maximized if there is no coherence and coordination between farmers, extension agents, and officers from relevant agencies.

Kamis, 08 Desember 2011

samudra kasih orang tua kita





























Seringkali banyak orang  berpikiran bahwa keberhasilan dan kebahagian yang  telah diraih dalam hidup adalah buah dari kerja keras, kecerdasan, dan kesempatan yang  dimiliki. Kesombongan membuat diri banyak orang merasa hanya kita lah yang mempunyai andil besar atas keberhasilan yang kita raih. Tidak banyak manusia yang menyadari bahwa doa kedua Orang tua dan campur tangan 4jj i SWT juga mempunyai peran atas kesuksesan tersebut.Ajaran Islam telah menempatkan orang tua pada posisi yang sangat mulia
” Ridho Allah terletak pada Ridho orang tua, dan murka Allah ada pada murka Orang tua”.
Dengan segala ragam pengorbanan yang tanpa batas yang telah orang tua khususnya Ibu lakukan pada kita, masihkah kita bersikap seenaknya dan tidak peduli sedikitpun kepada kedua orang tua kita atau durhaka pada mereka, naudzubillah.
Mungkin bagi kita yang belum punya anak atau rekan-rekan yang masih muda mengatakan. Pepatah jawa mengatakan ” pengorbanan orang tua kepada anak kui sak klopo tapi balas budi anak pada orang tua kui sak upo” betapa besar perbedaan itu satu buah kelapa dibanding satu butir nasi, demikian yang di perumpamakan Orang Jawa terhadap kasih sayang orang tua dan balas budi anak.
Sebagai anak pastilah tidak pernah membayangkan betapa resahnya orang tua ketika anaknya sakit, tapi bagaimana dengan kita yang melihat orang tua kita sedang sakit. Sekali lagi berbakti kepada kedua orang tua kita adalah sebuah kewajiban sebagai manusia yang sempurna, kalau kebetulan kita baru berselisih segeralah meminta maaf, meskipun kita menganggap kesalahan itu ada pada kedua Orang Tua kita. Handai bila orang tua kita terutama ibu meminta setetes susu yang telah diberikan pada kita, maka kita harus berbuat apa.....di dunia ini tidak ada satu toko dan pabri manapun yang menjual dan memproduksinya........dan yang jelas saudaraku itu semua TIDAK AKAN ORANG TUA/IBU KITA LAKUKAN..................................
SOUDARAKU..... JANGAN TUNDA LAGI, ISTIGHFAR YANG BANYAK MINTALAH AMPUN PADA KEDUA ORANG TUA KITA. DO,A KAN BELIAU BAIK YANG MASIH HIDUP ATAUPUN YANG SUDAH PULANG KE RAHMATULLAH. MUDAH-MUDAHAN KITA SMUA MENJADI ANAK YANG SOLEH DAN SOLIHAH. AMIIEN YA ROBBAL ALLAMIN.

Minggu, 27 November 2011

TAHUN BARU HIJRIYAH


Didalam tahun baru hijriah ini selayaknya, kita sebagai muslim yang taat, mengintrospeksi diri dengan semua apa-apa yang telah kita perbuat. Dan memilih semua bentuk amalan yang baik untuk tetap kita pertahankan dan kita tingkatkan porsi amalan yang baik untuk kita kerjakan. Dan meninggalakan semua perbuatan yang tidak bermanfaat, baik untuk diri kita ataupun orang sekitar kita.Sebentar lagi kita akan memasuki tahun baru hijriah, tepatnya kita akan memasuki bulan muharram. Yang berarti kita akan meninggalkan tahun lalu, dan memasuki tahun baru hijriah, yakni tahun baru 1425 hijriah. Adalah tahun baru hijriah, yang mana penyambutan tahun baru ini tidak selayaknya seperti orang-orang non muslim merayakan tahun baru miladiyahnya.
Didalam tahun baru hijriah ini selayaknya, kita sebagai muslim yang taat, mengintrospeksi diri dengan semua apa-apa yang telah kita perbuat. Dan memilih semua bentuk amalan yang baik untuk tetap kita pertahankan dan kita tingkatkan porsi amalan yang baik untuk kita kerjakan. Dan meninggalakan semua perbuatan yang tidak bermanfaat, baik untuk diri kita ataupun orang sekitar kita.Didalam tahun baru ini, kita senantiasa berusaha untu menjadi hamba Allah SWT yang taat akan perintahnya, dengan menjalankan semua kewajiban dan menjauhi segala larangannya. Dan bukanlah Allah SWT telah berfirman bahwa manusia adalah hambanya yang memiliki tugas untuk beribadah. Kalaulah ditahun-tahun lalu kita masih sering melakukan berbagai kekurangan, maka marilah kita kejar kekurangan-kekurangan itu dengan semangat memperbaiki diri menuju kesempurnaan, baik itu dalam beribadah, bekerja, bermasyarakat, dan berkreasi.Dan jika dimasa-masa lalu masih banyak berbagai kemaksiatan yang kita lakukan, maka marilah kita ganti kemaksiatan itu dengan semangat memprbanyak amalan-amalan saleh. Kapan lagi kita memperbaiki diri, kalau bukan dimulai dari sekarang? Dan pantaskah kita menundanya? Padahal kita tidak tahu kapan kehidpan didunia ini berakhir?. Dan juga ingatlah!.......bahwa Allah SWT tidak menjadikan kehidupan didunia ini abadi, firmannya dalam alqur’an, surat al-anbya 34-35 : Artinya : Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu Muhammad, maka jika kalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Tiap-tiap bernyawa akan merasakan mati, kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kepada kamilah kamu sekalian dikembalikan. Ayat diatas sungguh sangat jelas menerangkan, bahwa kehidupan didunia ini tidak kekal, dan semua yang bernyawa pasti akan merasakan kematian.Jika demikian untuk apalagi kita berlama-lama dalam kubangan kemaksiatan, dan untuk apalagi kita menunggu hari esok untuk berbuat amalan soleh. Dan bukankah kita sudah tahu bahwa ajal manusia adalah rahasia Allah SWT semata. Firmannya dalam al-Qur’an menyatakan: Artinya : “Tiap-tiap umat memiliki batasan waktu, maka apabila telah datang waktunya mereka tidak akan mengundurkannya barang sesaatpun, dan tidak dapat pula memajukannya�. Dengan ayat ini kita dapat memahami bahwa umur kita akan terus berjalan seiring jarum jam berputar, dan kesempatan? tidak akan pernah mengiringi putaran jarum jam, dan yang pasti “kesempatan itu? tidak akan pernah ada untuk kedua kalinya. Ini berarti umur kita bukannya semakin bertambah, tetapi sebaliknya dari tahun ketahun umur kita semakin berkurang.Oleh sebab itu marilah kita isi hidup kta ini dengan memperbanyak amalan soleh, belajar dengan giat, bekerja dengan ikhlas, dan beribadah dengan hanya mengharap ridho Allah SWT semata. Sekarang kita masih hidup, tetapi siapa tahu beso pagi kita akan mati. Sekarang kita masih dapat menikmati tahun baru hijriah, tetapi siapa tahu tahun depan kita akan mati.Adalah satu riwayat yang menceritakan tentang anak Umar bin khotob, kembali pulang dari sekolahnya sambil menghitung tambalan-tambalan yang melekat dibajunya yang sudah usang dan jelek. Dengan rasa kasihan umar sang Amirul mu’minin sebagai ayahnya mengirim sepucuk surat kepada bendaharawan negara, yang isinya minta agar beliau diberi pinjaman uang sebanyak 4 dirham, dengan jaminan gajinya bulan depan supaya dipotong. Kemudian bendaharawan itu mengirim surat balasan kepada umar, yang isinya demikian : “wahai umar adakah engkau telah dapat memastikan bahwa engkau akan hidup sampai bulan depan?, Bagaimana kalau engkau mati sebelum melunasi hutangmu?� Membaca surat bendaharawan itu, maka seketika itu juga umar tersungkur menangis, lalu beliau menasehati anakanya dan berkata : “Wahai anaku, berangkatlah kesekolah dengan baju usangmu itu sebagaimana biasanya, karna akau tidak dapat memperhatikan umurku walaupun untuk satu jam.� Sungguh, batasan umur manusia tidak ada yang mengetahuinya, kecuali hanya Allah SWT semata.Oleh karna keterbatasan tersebut, dan karna rahasia Allah SWT semata, maka marilah kita pergunakan kesempatan hidup ini dengan meningkatkan taqwa kita kepadanya dan menambah semangat beramal ibadah yang lebih besar lagi. Kembali kepada masalah introspeksi diri dalam menyambut tahun baru hijriah, adalah sangat-sangat perlu bagi kita untuk berkaca diri, menilai dan menimbang amalan-amalan yang telah kita perbuat, penilaian dan penimbanagan ini bukan hanya untuk mengetahui seberapa besar perbuatan kita. Tapi itu semua dilakaukan untuk mengendalikan semua bentuk amalan perbuatan yang hendak kita laukakan dengan penuh pikiran, pertimbangan, dan pertanggung jawaban. Sebab dan terkadang manusia yang tidak pernah bercermin diri bagaikan binatang liar yang terlepas dari jeratan, ia akan berlari dengan sekencang-kencangnya dan melompat dengan sekuat tenaga tanpa menghiraukan kalau itu akan mebahayakannya kembali. Manusia yang demikian akan berbuat sekehendak hatinya, tanpa berpikir dan pertimbangan, yang pada akhirnya ia akan terjatuh ditempat yang sama dan meratapi perbuatannya dengan berulang-lang kali, sungguh malang nasibnya jika setiap tahun ia harus terjatuh dan terjatuh lagi ditempat yang sama.Ada satu sabda nabi yang mengutarakan tentang perbuatan yang tercela, adalah sebagai berikut : Artinya : “Tanda kecelakaan itu ada empat:
1. Tidak mengingat ingat dosa yang telah lalu, padahal dosa-dosa itu tersimpan disisi Allah SWT .
2. Menyebut nyebut segala kebaikan yang telah diperbuat padahal siapa pun tidak tahu apakah kebaikan kebaikan itu diterima atau ditolak.
3. Memandang orang yang lebih unggul dalam soal duniawi.
4. Memandang orang yang lebih rendah dalam hal agama. Allah SWT berfirman, aku menghendaki dia sedang dia tidak menhendaki diriku, maka dia aku tinggalkan.� Sungguh sangat malang dan tiada ungkapan bagi manusia yang ditinggalkan sang kholiq. Akan tetapi Allah SWT , maha bijaksana, sehingga ia tidak menghendaki hamba-hambanya terjerumus dalan kehancuran. Akan tetapi Allah SWT memberikan tuntunan hidup yang berupa agama Islam, yang didalamnya terdapat ajaran-ajaran yang menuju kepada kebahagiaan dan keselamatan dunia dan akhirat.Oleh sebab itu berbahagialah bagi mereka yang memperoleh nikmat umur yang panjang dan mengisinya dengan amalan-amalan yang baik dan perbuatan-perbuatan yang bijak. Rasulullah SAW bersabda : Artinya : “Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannya? ( HR Ahmad)? Adalah suatu tindakan yang bijak, jika manusia berbuat salah kemudian ia sadar dan memperbaiki kesalahannya dengan berbuat amalan yang baik dengan komitmen tidak akan mengulangi kesalahannya itu.
Akhirnya dapat kita simpulkan bahwa :
1.Sebagai muslim yamg taat dengan ajaran tuhannya, hendaklah kita menyambut tahun baru hijriah ini dengan berbuat dan memperbaiki amalan-amalan kita ditahun lalu.
2.Dan hendaklah menyambut tahun baru ini dengan tidak seperti non muslim merayakan tahun baru miladiyahnya.
3.Hidup manusia semakin hari semakin berkurang, maka layaknya manusia yang taat pada tuhannya haruslah ia mempergunakan kesempatan hidupnya didunia ini dengan sebaik mungkin. Karna memang ajal manusia rahasia tuhan, dan jarum jam tidak akan pernah berbalik arah sudah sepantasnyamanusia itu memperbaiki dirinya.